Aswaja Nu online berisi tetang sejarah masok nya islam di negeri ini , karena tanpa kita sadari sebuah perjuangan dari zaman Rosullullah SAW sampai dengan Walisongo di tanah jawa dengan perjuangan yang sangat besar !!
Sejarah sunan Gunung jati jilid 09
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Sunan Gunung Jati(Sarif Hidayatullah)
Pakisaswaja.blogspot.com
Pakis 21 Oktober 2018 aswaja NU online
Sunan Gunung Jadi memiliki nama asli yaitu Sarif Hidayatullah. Syarif Hidayatullah berasal dari Mesir. Ibunda Sunan Gunung Jati merupakan putri dari Prabu Siliwangi yang bernama Rara Santang yang kemudian di peristri oleh Raja yang bernama Syarif Abdullah yang merupakan seorang Raja dari Mesir.
Ketika Syarif Hidayatullah masih berusia 21 tahun, Syarif Abdullah meninggal dunia. Syarif Hidayatullah pun hendak di lantik sebagai pengganti Raja Mesir. Tetapi ia menolak.
Syarif Hidayatullah memilih untuk berkunjung ke Jawa tempat di mana sang Ibu di lahirkan untuk berdakwah. Sewaktu di Mesir, Syarif Hidayatullah kerap berguru kepada para ulama Mesir, sehingga beliau tidak canggung lagi ketika harus berdakwah di Jawa.
Di Jawa, Syarif Hidayatullah meneruskan perguruan agama yang di bangun Syekh Datuk Kahfi, di Gunung jati. Oleh karena itulah beliau di sebut sebagai Sunan Gunung Jati. Pangeran Cakrabuwana mengawinkan putrinya yaitu Dewi Pakungwati dengan Sunan Gunung Jati. . Setelah beliau berusia lanjut, Pangeran Cakrabuwana menyerahkan tahta Caruban Larang kepada sang menantu yaitu Sunan Gunung Jati.
Sunan Ampel( syehk Ibrahim asrama mandi) Pakisaswaja.blogsport.com Pakis,19 october 2018 Sunan Ampel merupakan putra dari ayah yang bernama Syekh Ibrahim Asmarakandi yang berasal dari Samarqand. Samarqand merupakan wilayah besar yang melahirkan ulama- ulama’ besar seperti Imam Bukhari yang termasyhur sebagai perawi hadist shohih. Di Samarqand hidup pula seorang ulama’ besar yang bernama Syekh Jamaluddin Jumadil Kubra. Beliau mempunyai anak yang bernama Ibrahim. Syekh Ibrahim Asmarakandi di perintahkan oleh sang ayah untuk berdakwah di wilayah negara- negara Asia. Beliau berhasil mengislamkan Raja Campa dan rakyatnya, Bahkan, kemudian raja Campa dijodohkan dengan putri raja yang bernama Dewi Candra Wulan. Dari pernikahan Syekh Ibrahim Asmarakandi dengan Dewi Candra Wulan memiliki dua orang putera yaitu Raden Rahmat atau Sayid Ali Rahmatullah dan Raden Santri atau Sayid Ali Murtadho. Adik dari Dewi Candra Wulan yang bernama Dewi Dwarawati di peristeri oleh Prabu Brawi...
Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) www.pakisaswaja.blogspot.com Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik merupakan seorang wali yang hidup masa kejayaan kerajaan Majapahit. Beliau sampai di gresik pada tahun 1404 M. Kala itu sudah di jumpai sekelompok kecil umat Islam di pesisir pantai Pulau Jawa. Sebagian dari mereka merupakan saudagar yang menyebarkan agama islam dan juga berdagang, hal ini terbukti karena adanya makam seorang wanita yang bernama Fatimah binti Maimun yang wafat pada tahun 1082 M atau 475 H di daerah Leran. Pada saat itu, islam belum berkembang dengan pesat. Menurut sejarah, Islam mulai berkembang pesat di Gresik semenjak Maulana Malik Ibrahim berdakwah di sana. Namun kala itu sudah ada seorang raja di pulau Jawa yang memeluk agama Islam. Raja itu bernama Ratu Sima yang beristana di Kalingga yang berada di daerah Jepara. SunanGresik atau Maulana Malik Ibrahim di kenal dengan berbagai nama. Di antaranya, Maulana Maghribi, disebut ...
Gus Mus; tinggalkan kebencian apapun alasannya Pakisaswaja.blogspot.com Pakis,01 November 2018 asswaja Nu online Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang KH Mustofa Bisri (Gus Mus) mengajak umat Islam di Indonesia untuk kembali memikirkan hal yang lebih penting dari pada membahas polemik kejadian pembakaran bendera HTI di Garut beberapa waktu lalu. “Menurut saya, pembicaraan itu dihentikan. Sudah tidak bicara itu lagi karena sudah saya bilang yang melakukan pembakaran sudah menyadari kesalahannya dan sudah minta maaf. Penegak hukum sudah bergerak dan melakukan apa yang telah menjadi tugasnya. Jadi sudahlah kita ndak usah ngomong itu lagi. berfikir yang lebih penting,” kata Gus Mus dalam Program Mata Najwa di salah satu stasiun TV Nasional, Rabu (31/10) malam. Sebagai umat mayoritas di Indonesia, Gus Mu gus mus berharap umat Islam lah yang menyelesaikan masalah-masalah di Indonesia ini. Umat Islam harus bisa menjadikan Indonesia tempat ibadah yang mengkh...
Comments